Beranda SOSIAL BUDAYA Polres Majene Gelar Silaturahmi Kamtibmas Pasca Pencoblosan di TPS

Polres Majene Gelar Silaturahmi Kamtibmas Pasca Pencoblosan di TPS

BERBAGI

Buser24.com, Kab. Majene (Sulbar) – Guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif pasca perhitungan suara di TPS dan tingkat PPK serta menjelang puncak rekap suara di tingkat KPU, Kepolisian Resor Majene menggelar silaturahmi kamtibmas sekaligus penegakan protokol kesehatan, Selasa (15/12/20) di pelataran Gedung Assamalewuang.

Dalam pelaksanaannya seluruh pihak terkait seperti Dandim 1401, Kajari, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Kesbangpol, Kadis Kesehatan, BPBD, Kasatpol PP, Paslon 1 dan Paslon 2 dan Tokoh agama juga dilibatkan.

Tujuannya agar seluruhnya bertekad untuk menjaga situasi politik yang sejuk ini tetap kondusif hingga pada puncak penentuannya besok yaitu rekap final di tingkat KPU.

Pada kesempatan tersebut, tokoh agama yang dilibatkan yaitu Ustad Thamrin meminta masing-masing pihak khususnya paslo untuk menghimbau para pendukungnya agar tidak merusak suasana kondusif yang ada, siapapun paslon terpilih nanti jangan mencoreng kemengan dengan melakukan hal-hal negatif.

“Kami yakin jika hal ini bisa dijaga bersama maka kepemimpinan 5 tahun yang akan datang akan lebih baik tentunya melalui pemimpin yang terlahir dari keadilan dan kejujuran,” tuturnya.

Senada dengan masukan masing-masing pihak, kondisi politik yang sudah sejuk di Majene harus terus dijaga dan dipertahankan hingga akhir tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada.

Sementara itu, Kapolres Majene AKBP Irawan Banuaji sendiri berharap pelaksanaan kegiatan silaturahmi dalam rangka memelihara situasi kamtibmas dan penegakan protokol kesehatan pasca perhitungan suara pilkada Kabupaten Majene Tahun 2020 ini menjadi bukti tekad kuat bersama untuk mewujudkan pilkada yang aman, damai, sejuk dan sehat.

Bersamaan dengan itu, Kapolres juga berharap kedepan saat penetapan paslon terpilih nanti, pasangan terpilih tidak euforia akan kemenangan sehingga tidak mengundang kerumunan yang melanggar protokol kesehatan dan rawan timbul permasalahan. Tidak boleh ada arak-arakan, pawai, konvou ataupun kegiatan lainnya yang mengundang kerumunan.

“Mari bersatu kembali untuk bersama-sama membangun Kabupaten Majene yang kita cintai,” tutur Kapolres.

Selain kegiatan silaturahmi, kegiatan juga dirangkaikan dengan pengambilan video bersama sebagai keseriusan menjaga kondisi Politik yang aman, damai, sejuk dan sehat di Kabupaten Majene.(Al-fatih)

Editor:AS